Pengaduan Malam Asyura

Dalam renungan rundung berbalut selimut pada-Mu aku bersujud. Di belenggu remang atas pembaringan sebuah tanya pada siapa pengaduan terluruh. Tak lain hanya tuhan;ku bukan kayu sekutu iblis berbatu.



Di balik selimut kuterjemahkan ayat dalam gerak lantunan dzikir embun malam. Diluar gairah pasrah. Keutuhanabadi pada kesatuan memisah ruh dan jasad. Sedang lemah tubuhku tergeletak serupa mawar di atas kubur kala angin mendengkur.


Syair-syair seribu syair gaduh. Runtuh dalam tafakur, takjub keagungan dalam doa meminta-minta selayak pengemis hina. Menghinakan diri dalam doa. Di dalam doa, hina tanpa pendekatan. Serakah mengangkangi sejuta pinta.

Panjang hembus nafasku menyapu batang keimanan bersatu. Mengekal beku sebongkah jiwa dalam bentangan langit semu. Langitku-langitmu. Langit tak terjangkau pucuk sejengkal akal kedinginan kala senyap di kemarau tak bertuhan.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Me

Foto saya
Depok, Jawa Barat, Indonesia

Followers


Recent Comments